The Prophet bercerita tentang Mustofa yang menjadi tahanan rumah selama 7 tahun. Ia memiliki pembantu rumah tangga dan pembantu ruma...

The Prophet (2014)


The Prophet bercerita tentang Mustofa yang menjadi tahanan rumah selama 7 tahun. Ia memiliki pembantu rumah tangga dan pembantu rumah tangga itu memiliki seorang anak perempuan yang bisu. Ia dikurung karena puisi-puisinya terlalu berpengaruh.

Masalah mulai muncul ketika sersan datang untuk membebaskannya. Mereka bertiga berjalan dari rumah tahanan yang berada di bukit menuju pelabuhan. Di jalan mereka bertemu dengan banyak sekali para pendukung Mustofa. Mereka pun mengadakan pesta selama lima menit.

Di pasar, si gadis yang bisu itu mendengar bahwa sersan membutuhkan bantuan petugas yang lain. Sersan menelepon markas untuk mengirimkan bala bantuan. Mulai dari detik itu, si gadis kecil itu mulai menaruh curiga terhadap sersan.

Di pelabuhan, Mustofa tidak dibawa ke dalam kapal melainkan di bawa ke dalam sebuah rumah. Hal ini membuat para pendukung menjadi geram dan menuduh sersan berbohong karena berkata akan membebaskan Mustofa. Mustofa pun menenangkan para pendukungnya.

Di dalam ruangan, Mustofa bertemu dengan seorang pria berseragam. Ia menawarinya untuk menandatangani sebuah surat pernyataan bahwa semua kata-katanya termasuk puisi-puisinya hanya dusta nestapa. Akan tetapi Mustofa menolak dengan tegas untuk menandatanganinya.

Akhirnya Mustofa dipenjara. Ia terkurung seorang diri di dalam sel tahanan. Akan tetapi seorang gadis kecil pun akhirnya berbicara kepada Mustofa. Ia bicara sehingga Mustofa menyerahkan semua hasil karyanya kepada gadis itu. Di tempat hukuman, Mustofa berdiri untuk ditembak.

Sementara itu, si gadis dan ibunya bergegas untuk menyelamatkan hasil karya Mustofa yang ada di rumah di atas bukit. Mereka segera menyelamatkan hasil karya tersebut sebelum sersan datang untuk membakar semua hasil karya tersebut. Sementara itu letupan suara tembakan pun terdengar. Gadis itu dan ibunya terkejut bukan main.

Akhir kisah, Mustofa ada di atas kapal. Gadis kecil itu menunjuk ke arah kapal untuk memberi tahu kepada ibunya bahwa Mustofa tidak mati melainkan ia berdiri di atas kapal. Ia menghadap ke arah depan menyongsong lautan. Sementara burung-burung putih terbang di sekitar kapal itu.

0 comments:

Kung Fu Panda adalah sebuah film animasi yang berkisah tentang Po. Po adalah seorang panda yang gendut yang suka makan dan ia bekerja...

Kung Fu Panda (2008)


Kung Fu Panda adalah sebuah film animasi yang berkisah tentang Po. Po adalah seorang panda yang gendut yang suka makan dan ia bekerja sebagai penjual mie. Ia memiliki seorang ayah angkat yang tak lain adalah bebek dan Po memiliki kesenangan terhadap Kung Fu. Ia bergegas pergi ke arena kung fu untuk melihat pemilihan Dragon Warrior.

Ketika ia sedang ingin melihat pemilihan Dragon Warrior. Ia diminta oleh ayahnya untuk menjual mie. Akan tetapi ia terlambat sampai di tempat arena. Pintu masuk arena telah ditutup dan Po masih di luar. Ia berusaha dengan sekuat tenaga untuk masuk dan melihat. Hingga akhirnya ia punya ide untuk menerbangkan dirinya dengan kembang api. Tetapi ia jatuh di tengah-tengah arena sehingga ia terpilih sebagai seorang Dragon Warrior. Sementara itu di tempat lain, musuh sejati akhirnya terbebas.

Kabar bahwa musuh telah bebas pun telah sampai di telinga Shifu. Kemudian ia segera melatih Po. Ia melatih Po menjadi seorang Dragon Warrior. Mulanya Po sangat diragukan bahwa ia dapat menjadi seorang Dragon Warrior karena melihat tubuhnya yang begitu gemuk dan hanya bisa makan saja.

Sementara itu Master Tigress dan teman-temannya pergi untuk menghadang dan menghadapi musuh seorang diri. Mereka berhadap dan berkelahi di atas sebuah jembatan tali. Mereka bergoyang-goyang di atas jembatan tali tersebut. Akan tetapi mereka semua telah kalah. Mereka pulang dengan membawa kekalahan.

Sementara itu, Po bersiap untuk mengambil gulungan Dragon Warrior akan tetapi ketika gulungan itu diserahkan kepada Po. Po sama sekali tak melihat apa pun di dalam gulungan tersebut. Gulungan tersebut kosong. Sehingga Po pun segera pulang dan berkemas untuk mengungsi bersama penduduk yang lain.

Akan tetapi Po segera menyadari bahwa gulungan Dragon Warrior itu sama sekali tak penting. Yang paling penting adalah rasa percaya pada Dragon Warrior. Sehingga Po segera menghadapi sang musuh. Ia menghadapi musuh yang begitu kuat dan tetap mempercayai bahwa gulungan itu sama sekali tak berguna.

Kisah berakhir dengan kemenangan yang diraih oleh Po. Po akhirnya disanjung oleh banyak penduduk karena telah berhasil menyelamatkan satu desa dari gempuran musuh. Kini Po menjadi begitu terkenal yang pada mulanya bukan siapa-siapa.

1 comments: