Aku menonton film despicable me 3. Film ini rupanya cukup bagus untuk ukuran film anak-anak atau untuk ukuran film anak muda. Aku sangat suka dengan film ini. Mungkin karena film ini dibuat dengan pembuatan yang tidak sembarangan. Film ini dibuat dengan hati nurani. Jadi kalau ingin menonton film ini pun harus dengan hati nurani. Aku sangat suka film ini karena beberapa hal. Mungkin akan sedikit lebih elok jika aku menyebutkan beberapa hal yang membuat aku benar-benar sangat menyukai film ini.
Pertama karena film ini adalah film animasi yang dibuat oleh produser film terkenal dan juga terbaik. Dan kedua film ini punya karakter yang sangat lucu sekali meskipun cerita di dalam film ini sungguh membosankan. Aku katakan dengan terus terang bahwa karakter di dalam film ini memang sangat lucu dan bagus, akan tetapi cerita di dalam film ini adalah cerita yang sangat sederhana. Cerita dalam film ini tidak membuat orang bertanya-tanya. Cerita dalam film ini tidak membuat orang penasaran. Jujur saja, saat aku menonton film ini motivasiku hanya sekedar ingin melihat karakter-karakter yang lucu saja. Jika film ini tidak diselamatkan oleh karakter-karakter yang lucu abis maka sudah pasti film ini akan menjadi film yang gagal. Film ini akan menjadi film yang biasa saja.
Aku ingin berterus terang saja, kenapa setiap kali aku menulis ulasan film aku selalu mengantuk. Kemarin aku menulis ulasan sebuah film pada sore hari, aku mengantuk. Sekarang aku menulis ulasan sebuah film malah juga mengantuk. Aku sama sekali tidak mengerti kenapa aku bisa mengantuk saat menulis sebuah ulasan. Barang kali ini adalah alarm tubuh supaya kita tahu bahwa kita sebetulnya sedang diberitahu bahwa memang kita sedang stres dan kita butuh tidur. Kalau kita sedang stres maka kita perlu tidur dan sehabis tidur kita perlu mandi. Mandi membuat badan kita segar setelah semalam suntuk. Tapi ada juga efek yang tidak enaknya yaitu jika bangun terlalu pagi dan mandi pun terlalu pagi. Dingin sih tidak begitu dingin hanya saja nanti akibatnya pasti mengantuk saat menulis.
Aku tidak mengerti dengan pasti jika bermain game atau menonton film yang seru, aku selalu tidak mengantuk, tapi ketika aku membaca buku atau menulis sebuah ulasan tiba-tiba aku mengantuk. Apakah ini membuktikan bahwa duniaku bukan di tempat dunia tulis menulis? Sebenarnya aku bertanya, tapi aku sudah menemukan jawabannya, jawabannya adalah bahwa aku tetap akan menulis. Bahwa rasa kantuk ini hanya sebuah pertanda kalau aku kurang tidur dan perlu tidur. Lain kali jika aku perlu tidur di malam hari, aku akan menulis supaya aku tetap bisa tidur. Dengan menulis aku pasti bisa tidur. Jika tidak bisa tidur maka aku pasti akan menulis. Itulah caraku agar aku bisa tidur dengan nyenyak di malam hari. Tidur nyenyak di malam hari adalah hal yang paling aku impikan.
Aku juga membaca banyak sekali referensi bahwa jika menulis itu mengandung banyak sekali manfaat. Salah satu manfaat yang terkandung di dalam kegiatan menulis adalah mengurangi stres. Bukan menghilangkan stres tapi mengurangi stres. Tapi kalau stresnya hanya sedikit mungkin saja stresnya langsung menghilang begitu saja.
Aku sebetulnya senang dengan menulis dibanding dengan bermain game. Karena aku tahu bahwa bermain game, kita hanya dapat mengurangi stres. Tapi kalau menulis, kita tidak hanya saja mengurangi stres ke tingkat yang lebih kecil, akan tetapi kita juga bisa melatih skill menulis kita. Kita setiap hari harus tetap menulis untuk membuat otot kemampuan tulis menulis kita menjadi tajam dan terasah karena kita asah setiap hari.
Tenang saja, tidak butuh lama untuk pemanasan. Pemanasan di dalam dunia tulis menulis memang sangat perlu. Aku bertekad untuk melakukan pemanasan pada jam di pagi hari. Dan aku bertekad untuk melakukan pemanasan hanya cukup selama 40 menit saja. Dan aku rasa waktu 40 menit memang bukan waktu yang sebentar atau waktu yang lama. Aku rasa waktu 40 menit adalah waktu yang pas untuk melakukan pemanasan setiap pagi sehingga kemampuan tulis menulisku tidak tumpul begitu saja. Aku merasa sedikit sekali jika aku tahu bahwa kemampuan tulis menulisku terasa tumpul dan ketika aku menulis aku hanya dapat menulis tulisan jelek yang bahkan aku sendiri pun sama sekali tidak ingin membaca tulisanku sendiri.
Saat aku sedang menulis seperti ini aku jadi teringat sesuatu. Sesuatu yang sangat menyenangkan. Aku senang sekali mengingat masa lalu yang benar-benar menyenangkan hatiku. Aku benar-benar ingin mengingatnya karena dengan mengingat kenangan yang manis itu aku dapat dengan mudah bersemangat dan termotivasi. Karena hanya dengan bersemangat dan termotivasi aku dapat menjalani hari-hariku dengan senyuman yang paling lebar yang aku punya. Aku dapat menciptakan senyuman yang paling lebar hanya jika hatiku benar-benar bahagia. Akan tetapi jika aku tidak benar-benar bahagia maka aku hanya bersandiwara dalam sebuah senyuman. Aku tidak benar-benar tersenyum saat aku sedang berduka karena satu hal.
Aku teringat dahulu sekali. Aku melakukan hit ke beberapa tempat. Salah satunya adalah mal dan toko buku. Aku sangat senang sekali. Tapi aku sama sekali tidak mau melakukan hit di toko buku gramedia. Karena aku sudah punya pengalaman tidak menyenangkan dua kali di toko buku gramedia. Aku yang jelas tidak akan berhenti untuk tetap ngehit karena aku yakin bahwa dengan ngehit lah masa depanku yang suram tidak akan menjadi suram melainkan akan cerah bercahaya karena aku tahu bahwa masa depan itu akan terang bercahaya bila aku benar-benar tahu caranya membuat cahaya terang benderang.
Aku akan tetap ngehit. Aku punya pengalaman yang menarik saat aku sedang ngehit. Tidak semua pengalaman ngehitku berakhir dengan kegagalan. Kegagalan hanya sementara saja, sisanya sudah pasti adalah sebuah bentuk keberhasilan. Ada beberapa bentuk keberhasilan dan aku sangat senang mengingat-ngingat hal-hal yang membuat hidupku menjadi begitu tentram dan begitu bersahaja. Aku pernah melakukan beberapa kali hit dan hasilnya memang bisa dibilang sangat memuaskan. Tidak semua wanita berlari jika didekati. Tidak semua wanita akan diam seribu bahasa jika didekati. Tidak semua wanita akan cuek bebek jika didekati. Tidak semua wanita berjalan menjauh dan tidak mau mendekat jika didekati.
Ada beberapa wanita yang memang tidak pernah takut pada orang asing. Aku sebetulnya takut pada orang asing. Tapi aku akan tetap maju walau bagaimana pun. Karena aku tahu pasti bahwa tidak semua wanita yang aku datangi itu akan berlaku semana-mena kepada kita. Beberapa di antara mereka juga adalah wanita yang baik-baik. Aku sangat senang bicara dengan mereka dan aku pun berharap mereka juga senang berbicara denganku sehingga kita semua dapat merasakan kesenangan dalam berbicara.
Tapi waktu itu aku benar-benar mentok saat minta Nomor hape. Aku masih belum berani minta nomor hape. Padahal dengan minta nomor hp tidak ada yang salah. Tidak ada yang salah dengan minta nomor hape. Aku harus membiasakan diri untuk meminta nomor hp saat aku berjumpa dengan kawan yang baru. Aku tidak boleh membiarkan kawan pergi begitu saja saat aku berjumpa dengan mereka. Aku harus meminta nomor hape. Saat mereka bertanya, untuk apa? Saat aku mintai nomor hp. Maka akan aku jawab dengan santai saja. Untuk menghubungimu. Aku tidak mengerti kenapa mereka bertanya begitu. Untuk sementara ini saja, aku harus berani minta nomor hp. Jika aku tidak berani minta nomor hp maka aku akan tetap memberanikan diri untuk minta Nomor hp. Karena dengan minta nomor hp aku bisa melakukan chatting. Karena dengan melakukan sebuah chatting aku dapat berjalan lebih jauh lagi. Aku tidak akan pernah merasa sendiri lagi. Dan aku bisa membuktikan kepada rekan-rekanku bahwa aku tidak hidup sendiri di dunia yang segini luas ini.
Aku akan bernafas dengan lega karena aku tahu bahwa segalanya akan baik-baik saja. Aku suatu hari nanti akan melakukan hit. Aku akan kembali memperbaiki diriku sendiri setelah yudisium. Dan aku akan segera memberanikan diri untuk minta nomor hp supaya kalau ada suatu aku tidak kehilangan kontak. Memang untuk awal-awal itu akan terasa canggung. Akan tetapi hal itu tak jadi soal. Toh awalnya segala sesuatu memang terlihat sangat canggung. Aku sama sekali tidak peduli. Setelah vakum selama bertahun-tahun, dan aku tidak melakukan apa pun dalam dunia hit, aku akan mulai kembali berlatih melatih otot sosialku agar aku tidak kaku dalam menghadapi wanita di mana pun berada.
Gugup dan grogi adalah sebuah perkara yang wajah. Yang tidak wajah adalah jika kita tidak mau maju dan bicara. Adalah yang tidak wajar adalah bila kita tetap bersembunyi sehingga orang-orang tidak tahu bahwa kita gugup dan grogi. Pada akhirnya kita akan berhenti gugup dan grogi jika kita terus menerus berbicara dengan wanita asing dan tetap meminta nomor hp wanita asing itu.
Sekarang aku sudah bertekad untuk pergi ngehit setelah bertahun-tahun vakum. Aku sekarang mau fokus untuk close number. Aku mau fokus sebelum meninggalkan tempat hit aku harus sudah close number. Kalau pun ditolak tidak jadi soal yang penting kita sudah berusahan untuk close number. Tugas kita adalah bertanya dan meminta dan jika kita beruntung maka beruntunglah kita.
Aku selalu ingat bahwa close number adalah bonus. Artinya jika kita tidak dapat nomor hp maka bukan masalah tapi yang paling penting dan perlu ditekankan adalah bahwa kita juga harus berani meminta nomor hp. Ingat yang di dunia ini ada banyak sekali wanita dari beragam kelas sosial. Mungkin kita akan malu dan canggung dan kita pun kelihatan gugup. Sehingga membuat wanita yang kita dekati akan merasa takut. Akan tetapi jangan surut palang. Ingat kita harus maju walau apa pun yang terjadi. Kita hanya mengajak ngobrol dan tidak lebih tidak kurang. Maksudku kita hanya bertanya, tidak lebih tidak kurang. Setelah kita selesai bertanya, maka sebaiknya kita pergi dan meminta nomor hp.
Memang nomor hp adalah bonus saja dalam sebuah interaksi.

8 GAMES KARTU DALAM 1 AKUN
ReplyDeleteHANYA ADA DI ARENA > DOMINO